Latest News

Showing posts with label Virus komputer. Show all posts
Showing posts with label Virus komputer. Show all posts

Wednesday, June 6, 2012

Mengamankan Komputer Dari Virus

Apakah komputer anda terkena Virus? Apakah anda menemukan pesan aneh di layar anda yang sebelumnya tidak muncul? Apakah anda merasa komputer anda semakin lama semakin lambat? Baik, ini adalah masalah umum yang ditemukan oleh pemilik komputer di seluruh dunia. Terdapat berbagai virus dan worm di luar sana yang dapat menginfeksi komputer anda.

Beberapa efek yang ditimbulkan virus sangat beragam. Ada pada kategori level biasa saja, artinya hanya mempengaruhi kinerja sistem pada komputer anda. Pada level yang lebih tinggi virus juga dapat menghapus data-data penting anda. Sangat fatal sekali, bahkan virus juga dapat merusak sistem komputer anda. Untuk komputer yang terhubung jaringan, bisa jadi virus dapat mengubah komputer anda sebagai komputer zombie (komputer yang dikuasai oleh orang lain).

Bagaimana, mengerikan bukan efek dari serangan virus pada komputer anda. Tip-tip di bawah ini mungkin perlu anda ketahui untuk menanggulangi atau paling tidak mencegah serangan virus dari luar.

1. E-mail adalah satu cara penyebaran virus yang paling mudah dan paling berbahaya. Pastikan anda membuka e-mail dari sumber yang anda pastikan kebenaranya. Jika e-mail yang anda dapatkan berasal dari sumber yang anda tidak ketahui atau tidak berasal dari daftar kontak yang anda miliki, segera hapus e-mail tersebut. Pastikan daftar SPAM yang masuk segera dikosongkan. Jangan sekali kali untuk membukanya.

2. USB Flash disk adalah metode penyebaran virus paling banyak kedua setelah e-mail. Jadi pastikan anti virus anda terupdate dengan baik sebelum USB Flash Disk masuk terhubung di komputer anda. Scan terlebih dahulu sebelum dibuka. Cara membukanya juga jangan di double klik, tapi dengan klik kanan kemudian pilih Open. Cara ini lebih aman untuk menghindari virus yang masuk melalui autoruns yang disertakan dalam USB Flash Disk.

3. Hati-hati menggunakan program e-mail client misalnya Microsoft Outlook. Pastikan program tersebut terupdate dengan baik. Jika sistem operasi yang anda gunakan adalah bajakan, saya menyarankan anda menggunakan e-mail client yang sifatnya free dan dapat update secara otomatis, misalnya Mozilla Thunderbird atau Pegasus.

4. Semua orang pasti mengetahui internet adalah sumber penyebaran virus terbesar di dunia. Hampir 80% virus disebarkan melalui jalur itu. Berikut tip aman saat anda melakukan selancar di ranah dunia internet: � Jangan melakukan klik pada jendela pop-up yang ditampilkan. Misalnya pemberitahuan bahwa anda adalah pemenang sebuah undian atau klik beberapa kali makan anda akan menang sebuah undian. Sebenarnya itu adalah program jahat yang otomatis akan mengirim trojan atau spyware ke komputer anda. � Anda dapat menggunakan fitur atau program atomatis blok pada pop-up yang akan ditampilkan. Fitur ini biasanya sudah disertakan dalam web browser yang anda gunakan.

5. Mesin pencari, misalnya Google terkadang tidak dapat menyaring situs-situs yang dianggap sebagai berbahaya. Untuk itu anda dapat menginstal sebuah program yang dapat mendeteksi otomatis situs- situs yang tidak layak dikunjungi atau berbahaya. Program gratis yang dapat anda gunakan adalah AVG Link Scanner. Program gratis buatan AVG ini mampu mendeteksi situs-situs hasil pencarian google. Jika situs tersebut mengandung virus berbahaya, maka akan ditampilkan peringatan atau situs tersebut akan otomatis diblok tidak dapat dibuka.

6. Install anti virus yang dapat anda percaya. Tidak harus anti virus berbayar, untuk pengguna rumahan/pribadi anda dapat menggunakan anti virus free yang tidak kalah populer dengan anti virus berbayar, misalnya Avira, AVG, Clamav, dan lain-lain. Pastikan anda melakukan update secara rutin untuk menjamin anti virus yang anda install mampu menahan virus yang semakin lama semakin berkembang kemampuannya.

7. Instal juga anti Spyware untuk mencegah masuknya Malware dan spyware. Kedua program jahat tersebut selain dapat membuat komputer berjalan lambat, juga dapat mengahantarkan komputer anda sebagai komputer zombie yang dapat dikendalikan orang- orang di luar sana. Beberapa program anti spyware gratis yang cukup terkenal adalah Spyware Doctor, Spyware Terminator, dll

8. Jangan pernah membuka lampiran yang disertakan dalam e-mail dari sumber yang tidak diketahui dengan baik. Meskipun lampiran file yang disertakan adalah format file yang jarang membawa virus seperti .txt, .jpeg, .gif, .bmp, .tif, .mp3, .htm, .html, and .avi, namun pastikan anda melakukan scan terlebih dahulu.

9. Gunakan disk (CD/DVD) untuk menyimpan/membackup data-data penting agar tidak mudah terinfeksi virus. CD/DVD sifatnya hanya read only (hanya dapat dibaca), namun pastikan sebelum dipindahkan kedalam disk, data telah terbebas dari virus. Karena jika datanya bervirus, maka percuma saja disimpan di dalam disk.

10. Atur sistem operasi yang anda gunakan agar selalu melakukan update secara rutin. Ini dapat mengurangi resiko serangan virus dari luar karena celah masuknya virus telah ditutup oleh update yang anda lakukan. Namun update hanya dapat berhasil jika sistem operasi yang anda gunakan adalah asli. Jika tidak saya sarankan gunakan sistem operasi yang gratis misalnya linux.

11. Ketika anda mendownload program-program dari situs warez, pastikan anti virus anda terpasang dan terupdate dengan baik. File yang berasal dari situs-situs tersebut kadang sengaja disusupi oleh virus yang berbahaya.

12. Terakhir saya sarankan, jangan mengunjungi situs-situs berbahaya yang mengandung virus dan program-program jahat yang dapat membahayakan komputer anda sendiri, misalnya situs warez, crack, serial, porno, dan lain-lain.

Demikian 12 tip yang dapat anda lakukan untuk mengamankan komputer anda dari serangan virus. Satu hal yang perlu anda pahami �menjaga/merawat lebih baik dibanding menyembuhkan�.

Sumber : http://www.binushacker.net/

Tuesday, June 5, 2012

Cara sederhana menghilangkan Virus

Pendahuluan
Virus Komputer adalah sederet baris perintah yang dibuat manusia dalam bahasa pemograman tertentu yang bekerja tidak sesuai dengan fungsi sebenarnya (pembelokan fungsi sebenarnya) dimana efeknya dapat memperlambat kinerja sistem, merugikan atau bahkan merusak sistem. Aplikasi ini mempunyai kemampuan untuk mengembang atau menyebar yang telah diatur di dalam program tersebut dan aplikasi ini dapat menginfeksi file dengan ekstensi file tertentu, .exe, .com, .txt, .jpg, dan lain sebagainya

Isi
Ada beberapa aplikasi yang berjalan tidak sesuai dengan fungsi semestinya yang biasa dikenal dengan virus komputer antara lain:

* Macro virus
Sederet baris perintah yang ditulis oleh bahasa pemograman dari suatu aplikasi sehingga bersifat platform independent. virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. file yang terkena virus macro ini biasanya aplikasi yang berbasis word ekstensinya DOT atau DOC

Contoh virus:
Varian W97M, misal W97M.Panther, Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka

* � Stealth virus
Mengendalikan instruksi � instruksi level DOS dengan menguasai tabel interrupt.kemampuannya mengendalikan istruksi level DOS sifatnya tersembunyi sesusi dengan namanya baik secara penuh atau ukurannya.Salah satu cara untuk melihat file tersembunyi itu dapat menggunakan perintah : attrib �h dari command prompt, Dari run ketikkan perintah cmd maka akan menampilkan command prompt
C:\document and settings>attrib �h

Contoh virus:
Vmem(s) menginfeksi file *.exe,*.sys dan *.com

* � Virus boot sector
Aplikasi yang menggandakan diri dengan cara menindih bootsector asli pada sebuah disk, sehingga pada saat booting virus akan langsung dijalankan ke memori.jenis virus ini sudah sangat umum dan setelah itu virus ini akan mampu mengendalikan hardware misal monitor, printer dan lain lain. Cara kerjanya dari memori ini virus akan menyebar keseluruh media penyimpanan yang ada

Contoh virus:
Stoned.june 4th/ bloody!
Menginfeksi master boot record sifatnya menerap di memori ter enkripsi dan menampilkan pesan Bloody!june 4th 1989? setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali

* � Virus file
Menyerang file yang dijalankan oleh suatu sistem operasi. Biasanya menyerang com atau exe biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya

* Polymorphic virus
Virus dirancang untuk mengelabui AntiVirus dengan cara mengubah struktur dirinya setelah menjalankan perintah.

Contoh virus:
Nightfall,Menginfeksi file *.EXE;

Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi, memiliki pemicu, terenkripsidan dapat berubah-ubah struktur

* Multi Partition virus
Merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Yaitu dapat menginfeksi file *.exe dan *.com dan juga meng infeksi boot sector

Tulisan kali ini membahas salah satu virus yang menyerang folder, sehingga folder tidak dapat dibuka,

Pernahkan anda mengalami seperti dibawah ini, Tampilan Folder yang terkena Virus .scr semua folder yang ada berubah menjadi shorcut
Semua folder yang ada tidak bisa dibuka

Ini pengalaman menarik yang terjadi saat senin 04 oktober 2010, pagi jam 09 saat rapat fakultas teknik untuk membicarakan masalah akademis, karena sesuatu dan lain hal maka diadakan transaksi menggunakan jalur alternatif proses perpidahan data antar laptop (pc) menggunakan flashdisk-NAMUN musibah menimpa kami semua yang menggunakan laptop (pc) karena flasdisk yang digunakan ternyata mengandung virus akibatnya semua terkena imbas VIRUS.- rekan kami yang menggunakan antivirus update-laptop yang langsung mati, rekan lain yang menggunakan laptop tidak bisa membaca data yang ada, laptop yang kami gunakan juga kena GETAHNYA sehingga data yang ada pada flashdsik tidak dapat lagi dibaca pada harddisk eksternal kami.

Wah suasana menjadi panik-ini semua tantangan-PANTANG bagi dosen komputer (maaf kebetulan kami dosen komputer) untuk menyerah apabila ada masalah komputer kemudian mundur PANTANG.

Utak atik masalah yang ada (maaf pakai cara wiro sableng), menggunakan anti virus yang ada pada laptop tidak juga bisa mengatasi masalah, teman-teman dosen membuka catatan SAKTI mereka tidak juga ada yang menemukan solusi untuk bisa membaca data yang ada pada harddisk eksternal kami.

Alhamdulillah ide untuk penyelesaian masalah ini akhirnya terungkap dalam hitungan menit.

Analisa masalah:

Perhatikan gambar dibawah ini:
Semua folder yang ada pada drive academic H; data bisnis I, dan public data J; semua berubah menjadi shortcut=sehingga pengguna tidak ada kesempataan untuk membaca file yang ada dalam folder tersebut.

Jika anda melakukan klik ganda pada folder maka akan menampilkan seperti dibawah ini:
Maka hal ini tentunya mengganggu aktifitas rapat kami

SOLUSI

Ternyata ada cara paling ampuh untuk membaca data dalam folder TANPA menggunakan antivirus

Solusi membaca file dalam Folder yang terkena virus scr sehingga semua folder menjadi shortcut

1. Buka windows explorer
Perhatikan secara mendetail semua folder drive H tampil tapi TIDAK BISA dibuka dan berubah menjadi shorcut

2. misal kita akan membaca file yang ada dalam folder Lagu daerah
3. maka cara sederhana yang digunakan adalah

Tekan F2 pada folder Lagu daerah
4. Kemudian Copy dengan CTRL + C

5. Setelah itu masuk windows explorer
Kemudian paste LAGU DAERAH di belakang folder drive I seperti gambar diatas

HAPUS tulisan LNK

6. Lalu akan menampilkan isi folder lagu daerah seperti dibawah ini:
7. Yah ternyata folder lagu daerah isinya BUGIS MAKASSAR MANADO

8.

Kesimpulan yang ada

1. Jangan PANIK jika hal ini terjadi pada anda
Gunakan cara cerdas untuk mengatasi hal ini

2. Cara singkatnya
* Masuk windows explorer
* Sorot folder yang akan dibaca filenya
* Tekan F2
* Tekan CTRL + C atau copy

3. Paste nama folder pada address drive windows explorer

4. Maka akan menampilkan folder yang anda inginkan disamping kiri dan nama file disebelah kanan

Penutup
Tidak ada masalah komputer yang tidak dapat diselesaikan, tinggal mempelajari dan mengetahui caranya-apapun alasannya manusia lebih pintar dari komputer

Selamat mencoba

Sumber : http://ilmukomputer.org/

Saturday, March 31, 2012

Mengenal Apa Itu Virus, Worm, Trojan, Backdoor, Malware Dan Spy

Masih banyak sekali orang yang bingung dan tabu tentang perbedaan virus, worm, trojan, backdoor, malware, dan spyware, Tidak sengaja saya dapat penjelasan yang menarik dan mudah dicerna, penjelasan berikut bertujuan agar pembaca lebih mengerti dan paham agar lebih bijak menggunakan antivirus dalam komputer pribadi masing2 dan tidak asal delete, tidak semua file yang ditangkap oleh antivirus itu membahayakan buat PC, contohnya source program php sederhana bisa dikenali sebagai trojan oleh AV padahal itu tidak berbahaya sama sekali.

 Oke langsung aja cekiprot, beberapa kalimat sudah saya recycle agar mudah dipahami  

Virus:
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Servicepack 1, Windows XP Servicepack 2 yang terbaru pun Windows Vista dan Win7 bahkan baru2 ini sudah merambah ke GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah perbanyakan dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistem operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut atau dengan kata lain telah up to date.

Beberapa Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah KasperSky, AVG, NOD32, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, dan McAfee dan masig banyak lagi bahkan Antivirus lokal pun sekarang mulai marak dibicarakan Seperti Smadav, Ansav dll, dan yang terbaru Artav.  

Worm :
Worm adalah jenis virus yang tidak menginfeksi program lainnya. Ia membuat copy dirinya sendiri (Cloning) dan menginfeksi komputer lainnya (biasanya menggunakan hubungan jaringan) tetapi tidak mengkaitkan dirinya dengan program lainnya; akan tetapi sebuah worm dapat mengubah atau merusak file dan program.  

Trojan :
Trojan adalah replika atau duplikat virus. Trojan dimasukan sebagai virus karena sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah computer. Sifat trojan adalah mengkontrol computer secara otomatis. Misalnya computer yang dimasuki trojan email. Trojan dimasukan dalam RATS (remote administration tools) dimana sebuah computer dikontrol oleh program tertentu, bahkan beberapa trojan difungsikan membuka computer agar dapat dimasuki oleh computer dan diaccess dari jauh, bahkan beberapa RAT�s terbaru sudah mempnyai fungsi yang lebih lengkap diantaranya dilengkapi fungsi keylogger dll, bahkan bisa memerintahkan komputer yang terinfeksi sebagai pasukan untuk menyerang  

Backdoor :
Backdoor atau �pintu belakang�, dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai back door.

Backdoor pada awalnya dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi. Salah satu contoh dari pernyataan ini adalah ketika Kenneth Thompson (salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah program proses login pada tahun 1983 ketika memperoleh Turing Award), selain program login umum digunakan dalam sistem operasi UNIX dengan menggunakan bahasa pemrograman C, sehingga ia dapat mengakses sistem UNIX yang berjalan di dalam jaringan internal Bell Labs. Backdoor yang ia ciptakan itu melindungi dirinya dari pendeteksian dan pembuangan dari sistem, meskipun pengguna berhasil menemukannya, karena memang backdoor ini membuat dirinya sendiri kembali (melakukan rekompilasi sendiri).

Beberapa pengembang perangkat lunak menambahkan backdoor ke dalam program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan). Sebagai contoh, sebuah backdoor dapat dimasukkan ke dalam kode di dalam sebuah situs belanja online (e-commerce) untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk di antaranya adalah kartu kredit, dalam hal ini biasanya disisipkan kedalah shell code sehingga pemilik shell bisa leluasa mendapatkan info apapun tentang host

Istilah backdoor sekarang digunakan oleh hacker-hacker untuk merujuk kepada mekanisme yang mengizinkan seorang peretas sistem dapat mengakses kembali sebuah sistem yang telah diserang sebelumnya tanpa harus mengulangi proses eksploitasi terhadap sistem atau jaringan tersebut, seperti yang ia lakukan pertama kali. Umumnya, setelah sebuah jaringan telah diserang dengan menggunakan exploit (terhadap sebuah kerawanan/vulnerability), seorang penyerang akan menutupi semua jejaknya di dalam sistem yang bersangkutan dengan memodifikasi berkas catatan sistem (log) atau menghapusnya, dan kemudian menginstalasikan sebuah backdoor (Shell code) yang berupa sebuah perangkat lunak khusus atau menambahkan sebuah akun pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator jaringan atau administrator sistem tersebut. Jika kemudian pemilik jaringan atau sistem tersebut menyadari bahwa sistemnya telah diserang, dan kemudian menutup semua kerawanan yang diketahui dalam sistemnya (tapi tidak mendeteksi adanya backdoor yang terinstalasi), penyerang yang sebelumnya masih akan dapat mengakses sistem yang bersangkutan, tanpa ketahuan oleh pemilik jaringan, apalagi setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai pengguna yang sah di dalam sistem atau jaringan tersebut. Dengan memiliki hak sebagai administrator jaringan, ia pun dapat melakukan hal yang dapat merusak sistem atau menghilangkan data. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan instalasi ulang terhadap sistem atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari backdoor.

Ada beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menginstalasikan backdoor, seperti halnya beberapa Trojan horse, tetapi yang populer adalah Netcat (jaman jadul), yang dapat digunakan di dalam sistem operasi Windows ataupun UNIX. Sekarang fungsi sudah tergantikan oleh beberapa Rat�s terbaru seperti cybergate, poison ivy prorat dll..(backdoor dan trojan saling melengkapi)  

Malware : 
Malware adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan utama mencari kelemahan software. Umumnya Malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating sistem. Contoh dari malware adalah Virus, Worm, Wabbit, Keylogger, Browser Hijacker, Trojan Horse, Spyware, Backdoor, Dialer, Exploit dan rootkit.  

Spyware : 
Spyware adalah perangkat lunak yang mengumpulkan dan mengirim informasi tentang pengguna komputer tanpa diketahui oleh si pengguna itu. Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking) dan password suatu account. Informasi tentang pola berinternet, telah disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-matai oleh si spyware. Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yang muncul akan menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah istilah untuk spyware yang begini. Penyebaran spyware mirip dengan Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yang dipakai belum diregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri ke internet, jalankan flashget yang belum diregister, cuekin computer beberapa saat, pasti muncul jendela internet explorer yang menampilkan iklan suatu situs. Untuk mengantisipasi Virus-virus komputer yang semakin mengganas, pastikan komputer anda selalu terproteksi dengan antivirus yang up to date. dan jangan lupa pakai AV yang sudah dilengkapi dengan Internet Security kalo perlu tambahkan Firewall untuk keamanan yang berlapis guna melindungi PC anda dari serangan langsung maupun tidak langsung.

Sumber: http://www.2lisan.com/4677/mengenal-apa-itu-virus-worm-trojan-backdoor-malware-dan-spy/

Tuesday, January 3, 2012

75.000 Virus Serang Ekstensen exe.

SurfRight melaporkan data statistik terbaru. Menyatakan tidak semua antivirus memiliki kemampuan sama, bahkan komputer tetap terinfeksi.

SurfRight mengumpulkan data dari 7 jenis antivirus. Dari 100.000 user yang menjalankan antivirus selama 55 hari. Ternyata Antivirus tidak memproteksi komputer secara keseluruhan.

Dari 107.435 komputer, jumlah yang terinfeksi sejumlah 37.989 komputer (35%), 69.537 komputer (64%) berhasil dibersihkan.

Dengan mengupdate antivirus berhasil menangani 78.828 computer (73%)
Tanpa update, tetap terinfeksi sejumlah 28.607 computer (27%)
Yang mengunakan antivirus, tetap terinfeksi 25.038 computer (32%)
Komputer tanpa antivirus tetap terinfeksi 13.002 (46%)

Angka 32% dimana komputer mengunakan antivirus ternyata tetap terinfeksi virus.

Sejenis virus komputer baru diketahui menginfeksi hampir 75.000 komputer milik 2.500 organisasi yang berada di seluruh dunia. Data ini dikemukakan oleh firma keamanan komputer dan internet NetWitness. Infeksi komputer ini juga merambah ke akun situs jejaring sosial milik pengguna komputer.

Virus terbaru yang dinamakan 'kneber botnet' tersebut mengumpulkan password untuk mengakses sistem finansial online, situs jejaring sosial dan sistem email dari komputer bervirus dan melaporkan informasi yang didapatnya ke hacker.

"Botnet adalah 'pasukan' komputer terinfeksi yang dapat dikontrol hacker dari jarak jauh melalui komputer pusat," kata juru Chief Executive NetWitness Amit Yoran seperti dikutip dari Reuters, Jumat (06/07/2011).

Yoran menyebutkan, jenis serangan tersebut pertama kali ditemukan pada Januari. Investigasi lebih lanjut yang dilakukan firma keamanan internet lainnya, Herndon mengungkapkan ada banyak sistem pemerintah dan komersi yang terkena serangan ini, termasuk 68.000 data login dan akses ke sistem email, situs banking online, Yahoo, Hotmail dan jejaring sosial seperti Facebook.

"Perlindungan terhadap virus cara konvensional agaknya tidak cukup untuk menangkal serangan Kneber atau jenis virus lain yang lebih canggih," tandas Yoran.
Lantaran resesi yang terjadi belum lama ini, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) di Amerika Serikat telah menutup banyak bank yang gagal. Hingga pertengahan Desember 2009, sebanyak 140 bank telah ditutup oleh FDIC.

Nah, karena banyaknya liputan media massa mengenai berita tersebut, spammer (pengirim pesan sampah) memanfaatkan kesempatan dari situasi ini demi keuntungan mereka.

Salah satu aksinya adalah dengan mengirimkan pesan tipuan yang mengklaim bahwa bank yang disebutkan dan diyakini sebagai bank Anda telah mengumumkan kebangkrutannya.

"Saat pengguna mengklik link yang ada pada tulisan 'learn how to save money', Trojan.Pidief akan berusaha menginstal dirinya ke dalam PC".

Untuk itu, Symantec menyarankan pengguna untuk mengecek ke sumber berita terpercaya serta website sah otoritas keuangan untuk memastikan apakah bank tersebut benar-benar sudah diambil alih oleh pemerintah. "Dengan adanya contoh tersebut, spammer terus mencari jalan untuk meningkatkan kesempatan agar pesan-pesan mereka dibuka oleh pengguna. Symantec memprediksi teknik-teknik tersebut akan terus digunakan pada 2010," pungkas perusahaan keamanan ini.

Virus Yahoo Messenger Bak MacGyver

Masih ingat aksi film MacGyver, yang sering membuat alat canggih meski hanya bermodalkan peralatan sederhana. Ini pula rasanya yang terjadi dengan virus Yahoo Messenger, walau diracik dengan bahasa pemrograman (VB Script) yang dipandang sebelah mata namun menjadi virus yang mematikan.

Dijelaskan Adang Jauhar Taufik, analis virus dari Vaksincom, virus ini secara generik dikenal dengan nama W32/VBTroj.CEPA dan secara de Facto menjadi virus yang paling ganas dan paling banyak mengganggu di awal tahun 2011. Virus ini mampu melakukan banyak sekali hal seperti menginstal rootkit, memblok akses jaringan dan memanipulasi file hosts Windows supaya bisa melakukan pemblokiran akses ke situs-situs sekuriti pada komputer korbannya.

"Dan canggihnya lagi, file hosts tersebut dienkrip untuk menghindari deteksi dan perbaikan oleh program antivirus," tukas Adang.

Virus ini, lanjutnya, juga akan melakukan blok akses ke beberapa situs sekuriti atau situs lain yang telah ditentukan dengan cara mengalihkan ke nomor IP 209.85.225.99 yang merupakan ip publik , hal ini secara tidak langsung sebenarnya menyebabkan Ddos terhadap situs.

"Apakah ada hubungan atau tidak dengan serangan terhadap Google di China yang mengakibatkan Google mempertimbangkan untuk hengkang? kita lihat saja. Yang jelas, makin banyak komputer yang terinfeksi oleh virus ini, maka akses (yang secara tidak langsung menyebabkan Ddos) terhadap situs awal Google akan makin tinggi," ujarnya.

Virus ini menyebar sangat cepat dengan memanfaatkan media chatting yang umum digunakan oleh user seperti Yahoo Messenger, MSN Messenger dan Skype dengan cara mengirimkan sebuah pesan dan melampirkan link untuk download sebuah file yang direkayasa seolah-olah file gambar (JPG) tetapi sebenarnya merupakan file virus yang sudah dikompres dengan ukuran yang berdeda-beda tegantung pada varian yang menginfeksi komputer tersebut. Adapun file yang dikompres tersebut mempunyai ekstensi exe.

Jika menerima pesan tersebut sebaiknya jangan Anda terima apalagi menjalankan file yang disertakan walaupun dari kontak Messenger teman yang Anda kenal, memang bukan teman anda yang mengirimkan virus tetapi virus yang menginfeksi komputernya dan memanfaatkan rekening Messengernya.

Salah satu hal yang menyebabkan virus ini sukses menyebar selain menggunakan media yang disebutkan di atas, ia juga akan melakukan update untuk memperbaharui dirinya hal inilah yang menyebabkan scaner antivirus tidak dapat mendeteksi virus tersebut.

Virus ini semakin kuat bercokol dengan bantuan sebuah file rootkit yang bertugas untuk melindungi file induk yang aktif di memori, sehingga pembersihan yang dilakukan melalui windows Normal, Safe Mode atau safe Mode With Command Prompt terkadang tidak dapat menyelesaikan masalah.

Sumber: www.suaramedia.com

Thursday, December 29, 2011

Are computer viruses spread by the media?

If you believe what you hear in the media, there is a large amount of circulating virus. No, I'm talking about the guy-you-sick of the virus, even if you get plenty of airtime, too. I'm talking about the type of virus that enters through your Internet connection instead of the nostrils.

What the media often do not tell you - at least in most radio and TV news and headlines and excerpts of critical newspaper articles - is that many of these "viruses" are viruses all.

What viruses really

The main reason for the media are always on alert for viruses is that they tend to call any malicious program virus. In fact, there are at least eleven different types of malicious software, or malware, which usually affects computers today. The most common of these are worms, Trojans and spyware.

So, what is the difference between viruses and other malware? The difference is that computer viruses are almost the only ones that regularly shut down computers and cause visible damage. The most common types of malware - worms, trojan horses and spyware - are usually only be detected by a special examination.

The real danger of computer viruses

If other types of malware are so unobtrusive that can only be detected by a special examination, then what to worry about? For starters, these programs are called malicious for a reason: they are designed to cause no harm, if not at the computer, and then to another person.

Worms are the most popular used to damage, destroy or damage the computer to the network where the host. For example, the worms were used by website owners to close rival sites by sending a huge number of applications for the computer hosting the site. Worms have also been used to send viruses to other computers, often without infecting the machine - after all, what benefits the worm to turn off the computer?

Trojans, in turn, are often used to insert worms and other malware on your computer, even if the Trojan horse does not hurt.

But even if you do not care what happens to anyone else, you should be concerned about a type of malware: spyware, a type of malware that, true to its name, collects the data from the computer and sends it to a remote host remotely.

Most spyware is only interested in monitoring your internet usage so you can tell other programs, called adware, what advertising to appear on your computer. However, there are criminal spyware programs to steal financial data, or perform a deep identity theft. I do not think you have personal or financial data on your computer? Some spyware programs contain a keylogger, a program that copies everything you type, usually to get the passwords. Even if you do not keep financial information on your computer, if you ever buy something on the web, the keylogger that allows its owner to buy things with the same information you typed in to buy things for yourself.

Why blame the media?

Faced with the danger of all these different types of malware, not a good thing that the media are becoming hysterical about it? It can be forgiven the sloppy reporting of calling Trojans, worms, spyware and other malware "viruses"?

No, no, no.

This is a classic case of disinformation do more harm than no information. In this case, the damage report has done wrong is to promote a common myth that goes something like this: "The malware is just a virus damage your computer viruses, so if my computer is working fine, my computer .. no malicious software. I just have to scan your computer for problems when there is a sign of trouble. "

Thanks to this myth, many people complacent that their antivirus software go months out of date, did not want to be bothered with scheduling an automatic update. Equally bad, many people do not have any additional software to combat other types of malware that can not be covered by antivirus software.

In fact, it is not uncommon for people who have found malware on their computers after a scan to say, "but I never had malware on your computer before!" But how to know if he had never acquired!

Even the largest mainstream media - especially television - start educating the public about the need to have their computers automatically scanned at least once a day, the world will have big problems and prolonged contact with the malware could not be eliminated as soon as possible When the producers of anti-malware software detection.

And until that day, the media will have more opportunities to run hysterical stories of "viruses", forcing you to sell more newspapers and television for an even wider audience of people who suck in the information channel but somehow never so full.

Source : http://komputertips4u.blogspot.com/2011/11/are-computer-viruses-spread-by-media.html

Tuesday, December 27, 2011

How to Protect Your Computer From Viruses

With millions of notebook users browsing the mess by one agreed calculate, here are bounty of targets pro malicious coders. While notebook experts don�t permanently know why coders point out to build detrimental notebook programs, the detail is with the intention of it happens all the calculate. Computer viruses give move quietly private in rank, interfere with habitual operations, pull towards you spam and even push to down your computer�s tricky drive. Protecting your notebook is vital pro browsing accomplishment.

Start With the Basics
Most notebook systems occur with security facial appearance already in place. For model, the Windows operating logic is packaged with Microsoft Windows Security Center. When you initially commence, wader up and register a extra notebook, you must get on to guaranteed with the intention of this curriculum is functioning. It will produce basic protection hostile to spyware, viruses and malware. Inside addition, a basic firewall is built into this curriculum, as long as bonus protection and stops pro potentially detrimental programs. Upon initiation, don�t be surprised if your security logic needs immediate updating. Software with the intention of protects your notebook needs regular and regular updating to stay helpful. Viruses are constantly being generated and the several-month lag linking as your notebook was made and as you initially ongoing using it give mean with the intention of the list the security logic is loaded with is relentlessly out-of-date.

Upgrade to Meet Your Needs
Many public run computers pro a long calculate with single basic protection in place. However, gray notebook users or persons who be inflicted with risky browsing lifestyle give now and again benefit from upgrading their virus, spyware and malware protection, as well as using a fuller-featured firewall; this is especially valuable if you aid a networked notebook logic. Basic or emancipated virus protection will still look into and bring up to date pro viruses. Paid programs, however, offer more facial appearance, counting ease-of-use and convenience facial appearance. The generally valuable business is to verify the publisher and get on to guaranteed you are getting could you repeat that? Is promised. Most well-known virus protection programs, such as AVG and Norton Security, be inflicted with reviews unfilled to help you get on to your scale.

Learn About Spyware Risks
Spyware creates risks with the intention of many notebook users are not aware of. If you are single caring hostile to viruses, you may possibly be leaving your notebook commence to destruction. Most public are familiar with spyware with the intention of initiates and attracts irritating public notice programs. Spyware, however, give be much more malicious as well. Your shopping lifestyle give be tracked by spyware. While not exactly detrimental, approximately public consider this a breach of privacy. The most terrible spyware programs interfere with habitual operations and give even track could you repeat that? You type, carriage private in rank to public who aspire to move quietly your identity. Some spyware redirects your browser to uncommon mess addresses, increasing your risks of virus infection and fraud.

How Viruses Work
The foremost difference linking spyware and viruses is how they are apply. A virus reproduces itself and attaches to one paper with the intention of the notebook sends, while spyware give be stored as a cookie or tracking code. A virus is generally often found roving with a cut of notebook software, such as a paper, picture or cut of composition. When dealing with email, it is de rigueur to commence an attachment to be converted into infected, indicating with the intention of, in generally suitcases, the notebook user should in some way invite the malicious software to imitate on their logic. Of way, generally public be inflicted with thumbs down perception it is here or could you repeat that? Is experience. Some of the sneakiest and generally detrimental viruses in fact deception as virus protection software, making them exceptionally tricky to detect. Because of this, it�s crucial to be familiar with your fastidious virus protection curriculum and know could you repeat that? It looks like and could you repeat that? The habitual scripts and prompts are all through surgical procedure. Viruses sort out approximately of the same things with the intention of spyware does; they solely accomplish it differently. An committed virus give move quietly private in rank, generate ads or push to down your logic, counting the very virus protection programs with the intention of give manipulate the come forth.

Take Steps For Protection
Like whatever thing, the preeminent way to care for hostile to viruses is to be educated. Become familiar with could you repeat that? Malicious software could look like. If you make an email or are asked to download a gather in a line with the intention of you don�t recognize or looks suspicious, sort out your research. Research virus protection, spyware, malware and firewall programs and aid them to their fullest room. Set the software to bring up to date and look into involuntarily to get on to guaranteed with the intention of the logic is constantly monitored. Inside addition, evenly check on the databases in print by various virus protection services; many will provide lists of symptoms and risks, as well as the standard way the gather in a line gains access pro thumbs down cost to the broadcast.

Source : http://komputertips4u.blogspot.com/

Thursday, October 6, 2011

Virus Komputer Itu ?

Virus Komputer : Pengenalan
Secara sederhana virus dapat diartikan sebagai program komputer yang dapat mengganggu atau merusak komputer. Virus memiliki kemampuan untuk bersembunyi dan menggandakan diri pada sebuah komputer. Virus komputer umumnya hanya dapat beroperasi dan merusak perangkat lunak atau sistem operasi dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras. Efek negatif dari virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang dapat mengakibatkan memori komputer penuh dan prosesor bekerja lebih keras daripada saat komputer beroperasi dalam keadaan normal. Serangan virus komputer dapat dicegah dengan menggunakan software antivirus. Software ini berfungsi untuk mendeteksi, mencegah, dan menghapus setiap virus yang ingin/sudah menginfeksi komputer.

Kriteria Virus
Suatu program komputer dapat dikatakan sebagai virus bila memenuhi kriteria berikut ini.

1. Kemampuan untuk mendapatkan atau mencuri informasi
Sebagian dari virus memiliki kemampuan ini, yaitu dapat mencuri sebagian informasi yang terdapat pada sebuah komputer. Biasanya informasi-informasi tersebut digunakan untuk melakukan proses penggandaan diri atau informasi tersebut dikirimkan kepada sang pencipta virus komputer. Salah satu jenis informasi yang dapat dicuri oleh virus berupa username dan password.

2. Kemampuan untuk menginfeksi suatu program
Virus memiliki kemampuan untuk menginfeksi/menulari suatu program pada operating system dengan cara mengubah atau menambah script pada program tersebut. Virus dapat aktif secara otomatis apabila program yang telah terinfeksi diaktifkan.

3. Kemampuan untuk menggandakan diri
Kemampuan yang dimiliki oleh semua virus adalah menggandakan diri dengan cara menginfeksi program lain ataupun dengan membuat file virus sejenis pada tempat yang lain. Beberapa cara yang sering dilakukan oleh virus untuk menggandakan diri, antara lain:

- File atau folder korban dihapus atau diubah, kemudian virus menciptakan sebuah file atau folder serupa yang memiliki nama file atau folder sama seperti aslinya dan telah terinfeksi.

- Program virus yang sudah dijalankan ke dalam memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file atau folder yang ada.

4. Kemampuan untuk melakukan manipulasi data
Setelah virus menginfeksi sebuah operating system, virus akan melakukan beberapa kebiasaan yang telah ditanamkan oleh penciptanya. Setiap virus memiliki kebiasaan yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan dari sang pencipta virus itu sendiri, mulai dari yang tidak berbahaya sampai bahkan merusak sebuah operating system.

5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Virus harus memiliki kemampuan untuk menyembunyikan diri agar tidak mudah untuk ditemukan dan dimusnahkan, sehingga virus dapat dengan leluasa untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.

Siklus Hidup Virus
Sama halnya dengan virus pada dunia kedokteran, virus komputer juga memiliki siklus hidup seperti berikut.

1. Dormant Phase (Fase Istirahat/Tidur)
Pada fase ini virus tidak aktif dan tidak dapat melakukan aktivitas. Virus ini akan aktif pada kondisi tertentu, tetapi tidak semua virus melalui fase ini.

2. Propagation Phase (Fase Penyebaran)
Pada fase ini virus akan menggandakan dirinya pada suatu program atau ke tempat media storage (hard disk, disket, flash disk, dll. Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil �klonning� virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).

3. Trigerring Phase (Fase Aktif)
Pada fase ini virus akan aktif dan segera akan melakukan aktivitas yang telah diperintahkan oleh penciptanya. Terdapat banyak cara untuk mengaktifkan sebuah virus, antara lain: tanggal pengaktifkan atau dieksekusi oleh pengguna komputer.

4. Execution Phase (Fase Eksekusi)
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan mengeksekusi semua kebiasaan yang tertanam pada virus, seperti menghapus file atau menampilkan pesan-pesan.

Jenis-Jenis Virus
Secara umum virus-virus yang biasa menyerang komputer dapat dibedakan menjadi beberapa macam sebagai berikut.

1. Virus Makro
Makro pada awal mula diciptakannya berguna untuk membantu kinerja pengguna komputer agar menjadi lebih cepat dan efisien. Fasilitas makro yang paling mudah dapat ditemukan, yaitu pada beberapa software MS Office. Virus makro ditulis dengan bahasa pemograman pada sebuah aplikasi yang memiliki fasilitas makro. Jenis virus ini termasuk virus yang spesifik, dan hanya dapat menyerang aplikasi yang digunakan untuk membuat virus ini. Contohnya, pada virus makro word hanya dapat menginfeksi program Microsoft Word saja.
Contoh virus makro:

- W97M.Panther
Besar file 1.234 bytes, akan menginfeksi NORMAL.DOT dan mengacaukan dokumen word bila aplikasi Microsoft Word dijalankan.

- WM.Twno.A.;TW
Besar file 41.984 bytes, akan menginfeksi dokumen Microsoft Office Word dengan menggunakan bahasa makro yang berekstensi �.DOT dan 4.DOC.

2. Virus Boot Sector
Virus jenis ini dapat dikatakan sebagai virus hardware, karena virus jenis ini memiliki kemampuan untuk mengendalikan hardware standar (misal: keyboard, mouse, dan monitor). Sesuai dengan namanya, virus bobot sector menyerang boot sector dari sebuah komputer, dengan cara menggandakan atau mengganti boot sector file yang telah terinfeksi oleh virus sehingga virus akan aktif setiap komputer booting. Virus jenis ini dapat menyebar melalui berbagai macam media storage, seperti floppy disk, flash disk, dan memori card.

Contoh virus boot sector:
-Virus varian wyx
� Menginfeksi boot record dan floopy.
� Besar file 520 bytes.
� Menetap di memori dan terenkripsi.

-Virus varian V-sign
� Menginfeksi master boot record.
� Besar files 520 bytes.
� Menetap di memori dan terenkripsi.

3. Virus Stealth
Virus ini disebut juga dengan virus DOS karena virus ini bekerja pada lebel DOS dan menguasai table interrupt pada DOS. Pada umumnya virus jenis ini akan tersembunyi baik nama maupun ukuran filenya.

Contoh virus stealth:
- Yankee.XPEH.4928
� Menginfeksi file *.COM dan *.EXE.
� Besar file 4.298 bytes.
� Menetap di memori.
� Ukuran tersembunyi.
� Memiliki pemicu.

- WXYC
� Menginfeksi floopy dan master boot record.
� Besar file 520 bytes.
� Menetap di memori.
� Ukuran dan virus tersembunyi.

4. Virus Polymorphic
Virus jenis ini merupakan salah satu virus yang pintar, virus ini dapat mengubah struktur programnya sehingga tidak akan dikenali oleh antivirus.

Contoh virus polymorphic:
- Necropolis A/B
� Menginfeksi file *.EXE dan *.COM.
� Besar file 1.963 bytes.
� Menetap di memori.
� Ukuran dan struktur virus terenkripsi.
� Dapat mengubah struktur programnya.

- Nightfall
� Menginfeksi file *.EXE dan *.COM.
� Besar file 4.554 bytes.
� Menetap di memori.
� Ukuran dan virus tersembunyi.
� Terenkripsi dan memiliki pemicu.
� Dapat mengubah struktur programnya.

5. Virus File/Program
Virus ini hanya dapat aktif pada sebuah operating system tertentu (misal: virus pada Windows XP tidak dapat aktif pada Windows 98). Virus jenis ini biasanya menyerang dan menginfeksi file ekstensi *.EXE dan *.COM. File yang telah terinfeksi oleh virus ini akan berubah ukuran filenya. Media storage (floppy disk, CD, dan flash disk) dan media internet dapat digunakan sebagai media penyebaran file virus ini. Contoh virus file/program:

Varian virus W32.Myrose�A
� Menginfeksi dan mengubah file dengan ekstensi .EXE.
� Menciptakan file virus baru pada setiap folder yang memiliki nama file yang sama dengan nama folder.
� Besar file 56 KB.
� Dapat memblok beberapa program penting Windows.
� Dapat menyembunyikan beberapa folder penting Windows.
� Menetap di memori.

- Varian virus w32.babon@m3ntOz
� Menginfeksi dan mengubah file dengan ekstensi *.DOC dan *.EXE.
� Besar file 91,4 KB atau 92 KB.
� Dapat memblok beberapa program panting Windows.
� Dapat mengubah nama beberapa fasilitas Windows, seperti Recycle Bin dan My Document.
� Menetap di memori.

6. Virus Partisi
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya, virus ini memiliki kemampuan dari dua jenis virus tersebut. Virus ini dapat menginfeksi file dengan ekstensi *.EXE dan *.COM dan juga akan menginfeksi boot sector.

Sumber : http://databaseartikel.com/teknologi/internet/20118732-virus-komputer-itu.html

Wednesday, October 5, 2011

Mengenal Virus Komputer

ASAL MUASAL VIRUS
1949, John von Neumann, mengungkapkan "teori self altering automata" yang merupakan hasil riset dari para ahli matematika.

1960, Lab BELL (AT&T), para ahli di lab BELL (AT&T) mencoba-coba teori yang diungkapkan oleh John von Neumann, dengan membuat suatu jenis permainan/game. Mereka membuat program yang dapat memperbanyak dirinya dan dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain, akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini akhirnya menjadi permainan favorit di tiap-tiap lab komputer. Tetapi, semakin lama program yang diciptakan makin berbahaya, sehingga mereka melakukan pengawasan dan pengamanan yang ketat terhadap permainan ini.

1980, Program-program tersebut yang akhirnya dikenal dengan sebutan "virus" ini berhasil menyebar keluar lingkungan laboratorium, dan mulai beredar di masyarakat umum.

PENGERTIAN VIRUS
"A program that can infect other programs by modifying them to include a slighty altered copy of itself. A virus can spread throughout a computer system or network using the authorization of every user using it to infect their programs. Every programs that gets infected can also act as a virus that infection grows� (Fred Cohen)

Pertama kali istilah �virus� digunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer dinamakan �virus� karena memiliki beberapa persamaan mendasar dengan virus pada istilah kedokteran (biological viruses).

Virus komputer bisa diartikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program-program lainnya,yaitu virus dibuat untuk menulari program-program lainnya, mengubah, memanipulasinya bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu dicatat disini, virus hanya akan menulari apabila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi dieksekusi, disinilah perbedaannya dengan "worm". Tulisan ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari pembahasan mengenai virus ini.

KRITERIA VIRUS
Suatu program dapat disebut sebagai suatu virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria berikut :
1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file
3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri
4. Kemampuan melakukan manipulasi
5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri.

Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.

1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory. Untuk apa? Agar dia dapat memperoleh daftar file yang bisa dia tulari. Misalnya, virus makro yang akan menginfeksi semua file data MS Word, akan mencari daftar file berekstensi *.doc. Disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/data semua file, lalu memilahnya dengan mencari file-file yang bisa ditulari. Biasanya data ini tercipta saat file yang tertular/terinfeksi virus atau file program virus itu sendiri dibuka oleh user. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya (biasanya) di RAM, sehingga apabila komputer dimatikan semua data hilang. Tetapi data-data ini akan tercipta kembali setiap kali virus itu diaktifkan. Biasanya data-data ini disimpan juga sebagai hidden file oleh virus tersebut.

2. Kemampuan memeriksa suatu program
Suatu virus juga harus bisa memeriksa suatu file yang akan ditulari, misalnya dia bertugas menulari program berekstensi *.doc, maka dia harus memeriksa apakah file dokumen tersebut telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah, akan percuma menularinya lagi. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah
terinfeksi.

3. Kemampuan untuk menggandakan diri
Kalo ini memang virus "bang-get", maksudnya, tanpa kemampuan ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari file lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon

korbannya maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya. Jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya penularan dengan cara menuliskan byte pengenal pada file tersebut, dan seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file sasaran.

Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk menulari/menggandakan dirinya adalah :
a. File yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. Kemudian diciptakan suatu file berisi program virus itu sendiri menggunakan nama file yang asli.
b. Program virus yang sudah dieksekusi/load ke memori akan langsung menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file yang ada.

4. Kemampuan mengadakan manipulasi
Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus menulari suatu file. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam mulai dari yang tidak berbahaya sampai yang melakukan perusakan. Rutin ini umumnya digunakan untuk memanipulasi file atau pun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System), sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem operasi.

Misal :
a. Membuat gambar atau pesan pada monitor
b. Mengganti/mengubah-ubah label dari tiap file, direktori, atau label dari drive di PC
c. Memanipulasi file yang ditulari
d. Merusak file
e. Mengacaukan kerja printer, dsb

5. Kemampuan Menyembunyikan diri
Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.

Langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:
- Program virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan program lain yang dianggap berguna oleh pemakai
- Program virus diletakkan pada Boot Record atau track pada disk yang jarang diperhatikan oleh komputer itu sendiri
- Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak terlalu berubah ukurannya - Virus tidak mengubah keterangan/informasi waktu suatu file
- dll

SIKLUS HIDUP VIRUS
Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:
o Dormant phase (Fase Istirahat/Tidur)
Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.

o Propagation phase (Fase Penyebaran)
Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage (baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil �kloning� virus tersebut (tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).

Trigerring phase (Fase Aktif) Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant Phase.

o Execution phase (Fase Eksekusi)
Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan-pesan, dsb.

JENIS - JENIS VIRUS


Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di masyarakat umum.

1. Virus Makro
Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Sebagai contoh jika pada komputer mac dijalankan aplikasi Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada komputer bersistem operasi Mac ini.

Contoh virus:
- Varian W97M, misal W97M.Panther
Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka. - WM.Twno.A;TW Panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC
- dll

2. Virus Boot Sector
Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar (contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:).

Contoh virus :
- Varian virus wyx
ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ; Panjang :520 bytes; Karakteristik : memory resident dan terenkripsi.
- Varian V-sign :
Menginfeksi : Master Boot Record ; Panjang 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)
- Stoned.june 4th/ bloody!:
Menginfeksi : Master Boot Record dan floopy; Panjang 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.

3. Stealth Virus
Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor". Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.

Contoh virus :
- Yankee.XPEH.4928, Menginfeksi file *.COM dan *.EXE ; Panjang 4298 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu
- WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini), Menginfeksi floopy an motherboot record; Panjang 520 bytes; Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi. - Vmem(s): Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ; Panjang fie 3275 bytes; Karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi. - dll

4. Polymorphic Virus
Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

Contoh virus:
- Necropolis A/B,
Menginfeksi file *.EXE dan *.COM; Panjang file 1963 bytes; Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur - Nightfall, Menginfeksi file *.EXE; Panjang file 4554 bytes; Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat berubah ubah struktur - dll

5. Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun *.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.

6. Multi Partition Virus
Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector

BEBERAPA CARA PENYEBARAN VIRUS
Virus layaknya virus biologi harus memiliki media untuk dapat menyebar, virus komputer dapat menyebar ke berbagai komputer/mesin lainnya juga melalui berbagai media, diantaranya:

1. Disket, media storage R/W
Media penyimpanan eksternal dapat menjadi sasaran empuk bagi virus untuk dijadikan media. Baik sebagai tempat menetap ataupun sebagai media penyebarannya. Media yang bias melakukan operasi R/W (Read dan Write) sangat memungkinkan untuk ditumpangi virus dan dijadikan sebagai media penyebaran.

2. Jaringan (LAN, WAN,dsb)
Hubungan antara beberapa computer secara langsung sangat memungkinkan suatu virus ikut berpindah saat terjadi pertukaran/pengeksekusian file yang mengandung virus.

3. WWW (internet)
Sangat mungkin suatu situs sengaja ditanamkan suatu �virus� yang akan menginfeksi komputer-komputer yang mengaksesnya.

4. Software yang Freeware, Shareware atau bahkan Bajakan
Banyak sekali virus yang sengaja ditanamkan dalam suatu program yang disebarluaskan baik secara gratis, atau trial version.

5. Attachment pada email, transfering file
Hampir semua jenis penyebaran virus akhir-akhir ini menggunakan email attachment dikarenakan semua pemakai jasa internet pastilah menggunakan email untuk berkomunikasi, file-file ini sengaja dibuat mencolok/menarik perhatian, bahkan seringkali memiliki ekstensi ganda pada penamaan filenya.

PENANGULANGANNYA
1. Langkah-Langkah untuk Pencegahan
Untuk pencegahan anda dapat melakukan beberapa langkah-langkah berikut :
o Gunakan antivirus yang anda percayai dengan update terbaru. Tidak perduli apapun merknya asalkan selalu diupdate, dan auto-protect dinyalakan maka komputer anda terlindungi.
o Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang akan digunakan, mungkin hal ini agak merepotkan tetapi jika auto-protect antivirus anda bekerja maka prosedur ini dapat dilewatkan.
o Jika anda terhubung langsung ke Internet cobalah untuk mengkombinasikan antivirus anda dengan Firewall, Anti-spamming, dsb.
o Selalu waspada terhadap fle-file yang mencurigakan, contoh : file dengan 2 buah exstension atau file executable yang terlihat mencurigakan.
o Untuk software freeware + shareware, ada baiknya anda mengambilnya dari situs resminya.
o Semampunya hindari membeli barang bajakan, gunakan software-software open source.

2. Langkah-Langkah Apabila telah Terinfeksi
o Deteksi dan tentukan dimanakah kira-kira sumber virus tersebut apakah di disket, jaringan, email dsb. Jika anda terhubung ke jaringan maka ada baiknya anda mengisolasi komputer anda dulu (baik dengan melepas kabel atau mendisable sambungan internet dari control panel)
o Identifikasi dan klasifikasikan jenis virus apa yang menyerang pc anda, dengan cara:
- Gejala yang timbul, misal : pesan, file yang corrupt atau hilang dsb
- Scan dengan antivirus anda, jika anda terkena saat auto-protect berjalan berarti virus definition di dalam komputer anda tidak memiliki data virus ini, cobalah update secara manual atau mendownload virus definitionnya untuk kemudian anda install. Jika virus tersebut memblok usaha anda untuk mengupdate, maka upayakan untuk menggunakan media lain (komputer) dengan antivirus yang memiliki update terbaru.

o Bersihkan virus tersebut. Setelah anda berhasil mendeteksi dan mengenalinya maka usahakan segera untuk mencari removal atau cara-cara untuk memusnahkannya di situs-situs yang memberikan informasi perkembangan virus tersebut. Hal ini perlu dilakukan apabila antivirus dengan update terbaru anda tidak berhasil memusnahkannya.

o Langkah terburuk. Jika semua hal diatas tidak berhasil adalah memformat ulang komputer anda .

Sumber : http://tguhpermana.blogspot.com/2011/04/virus-komputer.html

Tuesday, October 4, 2011

Mengenali dan Menghambat Penyebaran Virus

Kehadiran virus komputer bisa jadi momok yang paling menakutkan bagi para pengguna komputer. Apalagi seiring dengan perkembangan teknologi, virus-virus baru yang muncul pun semakin canggih pula dalam menyusup dan �mengobrak-abrik� apa yang ada di dalam sistem komputer.

Virus komputer adalah sekumpulan kode-kode biner dengan ukuran amat kecil yang diprogram untuk menggandakan diri dan melakukan manipulasi pada sistem komputer. Secara sederhana virus komputer adalah suatu program yang dapat �berkembang biak� di dalam sistem komputer.

Meski di dalam komputer kita sudah terpasang program antivirus yang bertugas menjadi polisi penjaga dari serangan virus, tetapi ada saja yang bisa membobol pertahanan itu. Ada beberapa cara untuk bisa menganalisis keberadaannya dengan melihat gejala-gejala yang tampak. Paling tidak gejala berikut bisa menjadi indikator apakah komputer kita terjangkit atau tidak.

Program yang bekerja lebih lambat dimungkinkan terjadi karena adanya virus yang bersifat TSR (Terminate and Stay Resident), yang membutuhkan tempat di memory untuk hidup. Hal inilah yang membuat kinerja komputer menjadi lambat karena memory yang seharusnya bisa dipakai untuk menjalankan program dipakai oleh virus.

Ukuran program yang berubah dapat terjadi karena virus file biasanya akan menambah ukuran program yang dihinggapinya karena virus akan menuliskan dirinya sendiri pada program aplikasi tersebut. Hal ini menyebabkan ukuran file menjadi tidak samaantivirus-logo dengan ukuran aslinya. Kemudian looding yang lama mungkin saja disebabkan oleh virus, karena pada umumnya virus menulari program lain sebelum program yang sesungguhnya dijalankan. Proses penularan ini tentu membuat waktu loading menjadi lebih lama.

Program menjalankan tindakan yang tidak jelas, sistem operasi komputer yang tiba-tiba berhenti (hang) adalah hal lain yang diwaspadai kalau komputer terjangkit virus.

Kalau Anda sudah menemui hal-hal seperti di atas, ada baiknya Anda langsung memindai (scan) komputer menggunakan program antivirus. Gunakan antivirus yang paling up to date, jangan lupa untuk selalu mem-backup file-file penting Anda, sehingga apabila ternyata komputer Anda terserang virus, Anda masih memiliki salinannya.

Sumber: Kumpulan Tips-tips Jitu Klasika Kompas, Sayang Barang Hemat Uang, hal 195-197